DUNIA RENDJANA

"...and if you said that happiness is real. Please bring it to me along with butterfly, rainbow and the blue blue sky ..."

Friday, September 30, 2005

"Fix You"

when you try your best
but you don’t succeed

when you get what you want
but not what you need

when you feel so tired
but you can’t sleep

stuck in reverse

and the tears come
streaming down your face

when you lose something
you can’t replace

or you love someone
but it goes to waste

what could be worse?



lights will guide you home
and ignite your bones
and i will try
to fix you

high up above or down below
when you’re too in love to let it go

but if you’ll never try,
you’ll never know

just what you’re worth


lights will guide you home
and ignite your bones and i will try
to fix you



- rendjana -

Thursday, September 29, 2005

dunia milik perempuan

Ternyata sekarang semakin banyak tokoh super hero dari kaum perempuan, ya.
Ya aku lebih suka menyebutnya PEREMPUAN daripada WANITA. Karena bagiku wanita adalah betina yang resik, berbaju bagus, bertangan halus, wangi, jalan berlenggak-lenggok anggun dengan dagu sedikit terangkat ke atas. Mahluk cantik yang rapuh lagi dibalut oleh bermacam adat dan pamali. Wanita harus diam, tenang dan siap menerima persembahan lelaki dalam segala keagungan.

Seperti lagu tempo doeloe yang sering aku dengar di acara TVRI atau program Hari Kartini....


"Wanita dijajah pria sejak dulu ... dijadikan perhiasan sangkar maduuuu........"



Atau setelah di sesuaikan dengan jaman, liriknya berubah seperti ini :


"Wanita dijajah pria sejak dulu ... diberikan perhiasan dan dimaduuuuuwww...."
Hiiyy .... amit-amit jabang monyet!!


Sedangkan perempuan, buat aku sejenis pejuang yang tidak takut menghadapi tantangan hidup. Seberapa kerasnya jalan yang mesti ditempuh, tetap akan dilaluinya dengan berani dan tulus. Perempuan yang sering kali terpaksa melepaskan citranya sebagai mahluk yang cantik, halus dan siap dipamerkan dalam acara-acara penting lelakinya.



Di suatu sudut cafe, tempat kumpul sebuah gank anak muda :
"Wah ceweknya Rendy cantik ya ... tinggi, putih, bersih, manis lagi. Cocok banget sama Rendy yang ganteng"
:: tapi tu cewe mau nggak kalo diajak susah?::



Di acara ulang tahun bos :
"Ooh, ini toh istri kamu? Cantik ... pantes kamu jadi rajin kerja dan nggak mau sering lembur"
:: maksudnya ........ apa ya Bos?::

Perempuan kerap terlihat di sudut-sudut pasar menjadi buruh angkut, di meja perkantoran dengan berkas setumpuk untuk diselesaikan. Sering kali perempuan juga ditemui sedang menyusuri terminal bis antar kota ... menyunggi tampah berisi gorengan. Sekali waktu duduk di bangku supir angkot, melarik sapu lidi di antara daun-daun pohon pelindung jalan yang berguguran. Perempuan ada dimana-mana dengan peluh meleleh dilekati debu-debu jalanan.

Kadang perempuan sudah tidak peduli lagi akan tangannya yang kian kasar, bahkan saat kulit halusnya terpanggang matahari.... yang dicarinya adalah sedikit rejeki untuk meneruskan hidup. Sekedar untuk makan, atau agar kebutuhan keluarga dapat tercukupi.


Kemana gerangan para lelaki pergi?
Super hero yang selalu meneriakan egonya.
Kepala keluarga yang (katanya) bertanggung jawab atas nafkah keluarga.
Mahluk perkasa yang (katanya lagi) paling berwenang atas wanita .... (atau juga perempuan?)

Kemana mereka saat titik peluh meluruh di dahi perempuan.
Dimana mereka ketika tangan ini bergetar saat tau rejeki ini tidak mungkin cukup untuk membeli makan seluruh keluarga
Apa yang mereka kerjakan ketika perempuan terpaksa melepaskan segala kecantikan dan keanggunannya untuk dapat sekedar membayar tagihan-tagihan yang tidak mampu diselesaikan para lelakinya


(aku tau, ini tidak berlaku sama untuk setiap orang)
tapi dengan berat hati aku menuliskan kalimat di YM statusku hari ini :
Lelaki sekarang banyak yang mentalnya kayak TEMPE
(semoga tidak begitu halnya dengan Lelakiku nanti)

PS:
Ibuku adalah seorang PEREMPUAN
meski tidak berada di jalanan seharian dan tetap tercium wangi buat aku
Ibu memiliki semangat pejuang yang selalu ditularkan kepada aku, mbak dan bapak (hhhh.....)
dan aku sangat bangga atas segala pengabdiannya
Pesan Ibu yang selalu aku ingat :
Bagaimanapun ... Perempuan harus tetap bisa mandiri
dan punya penghasilan sendiri



dan setelah melihat banyak kasus yang terjadi .... aku sudah sedikit mengerti apa maksud dari kalimat Ibu
(tenang Ibu ..... anakmu adalah seorang PEREMPUAN .... dan anakmu tidak akan pernah berhenti jadi pejuang)

- rendjana -

Sunday, September 11, 2005

kepada perempuan yang menanti pelangi



... diam
... diam
... diamlah sekali lagi


biar angin bertiup
di sela daundaun nyiur
bergerak menuju pantai
bergerak meninggalkan pantai

... diam
... diam saja kamu di sini
hitung pasirpasir sampai buih putih di garis laut memecah
melebur membenam pada pasir
atau kembali ditelan ombak yang bergulung

... diam
... diam
... sudah, kamu diam saja di sini
aku tetap di sampingmu
saat camar menyapa pagi
saat panas pasir membakar tapak kaki
saat matahari kembali menyetubuhi ufuk bumi

bahkan saat semua yang menemanimu pergi
aku akan tetap bersamamu di sini
kamu harus tetap percaya

aku
akan
tetap
di sini

di sampingmu...
selalu,


*aku bahkan tidak memberimu tanda 'titik' pada akhir tulisan ini, bukan? Karena aku tidak pernah ingin berhenti menemanimu*


- rendjana -