DUNIA RENDJANA

"...and if you said that happiness is real. Please bring it to me along with butterfly, rainbow and the blue blue sky ..."

Friday, December 16, 2005

I love you becoz I WANT TO


Satu kalimat dari seorang sahabat. So simple but yet quite interesting.
Satu kalimat yang katanya diambil dari tema sebuah novel karangan Ninit Yunita "TEST PACK". Masih kata sahabat itu juga, novel ini lumayan bagus. It's all about "care" and "love". It's all about time for women to say "I LOVE U" for their lovers only becoz they WANT to.

Jadi makin tertarik untuk baca nih. Penasaran. Sebenarnya sejauh mana novel itu membahas tentang "kalimat sakti" yang dipromosikan si sahabat itu. Apa maksudnya adalah bahwa wanita (uum....perempuan) mulai punya bargaining position yang lebih kuat untuk memilih...mencintai atau tidak mencintai.... laki-laki yang disukai.... atau menyukainya. (uuugghh, kalimat gue ribet ama sih!)

Yah. Mungkin memang seharusnya seperti itu ya. Apapun yang sedang terjadi, setiap manusia bertanggung jawab penuh atas hidupnya masing-masing. Apapun yang dia lakukan... jalan manapun yang dia pilih.... dan resiko apapun yang akan dia hadapi.... adalah menjadi tanggung jawabnya sacara penuh. Orang lain.... hanyalah sebagai penyumbang opini, pemberi referensi, suporter dan motivator saat kita harus mengambil keputusan.


I LOVE YOU just becoz I WANT TO

Bahkan untuk sesuatu yang sangat emotional pun... akal sehat dan logika harus tetap digunakan.
Jatuh cinta, kasmaran, merendjana sering kali membuat orang kehilangan logika. Melenting tinggi menuju awan. Melupakan bumi. Padahal, cinta tanpa logika nyaris satu perahu dengan yang namanya "stupid". Siang jadi malam. Dan malam tetap malam. Mata kehilangan fungsi. Hati.... ummmm, itu kita diskusikan nanti saja ya... ;) hehehehhe


Yang jelas, aku setuju. I LOVE YOU just becoz I WANT TO
Meski kata hati sudah mengatakan "he is the one". Meski angan mulai menjalar menjadi mimpi-mimpi. Meski segala proses mulai dijalani untuk mencapai rencana-rencana.
Semua harus berawal dari satu kalimat sakti : I LOVE YOU just becoz I WANT TO

Jadi,
Saat kata hati menemui realita. Saat angan hanya dapat menjalar tanpa tepi. Meski segala proses sekedar menjadi tradisi. Dan meski rencana-rencana akhirnya hanya terpuruk tanpa arti. Kita sudah tau. Itu sebuah resiko hidup dari pilihan dan keputusan yang kita buat di awal. Tidak perlu ada sesal. Tidak perlu ada kesal..... (seharusnya. yah.... seharusnya)


I LOVE you just becoz I WANT TO
Cintai saja aku
Sayangi dengan tulus
Manjakan hatiku
dan buktikan bahwa hatimu memang layak untuk dimiliki

Aku akan balas menyayangimu
'Kan tulus membagi hidup dan hatiku
Aku mungkin juga akan mencinta mu
hanya karena memang aku mau...


to all my fellow girl friends:
* Whatever happend ..... please remind me to stay on the ground



- rendjana -