DUNIA RENDJANA

"...and if you said that happiness is real. Please bring it to me along with butterfly, rainbow and the blue blue sky ..."

Sunday, August 30, 2015

The Blessed Tree

Pohon jambu ini adalah pohon pertama yang ditanam bapak sebelum kami pindah ke sini. Hasil cangkokan dari pohon jambu tetangga di Joglo yang sudah kami anggap saudara.

Padahal disiram juga jarang. Karena yang punya rumah selalu pergi pagi pulang malam. Gak pernah ada perawatan khusus. Tapi si pohon jambu produktif sekali berbuah. Alhamdulillah.

Setahun minimal bisa 2x berbuah. Dan jumlahnya itu bukan main banyaknya. Awalnya banyak buah yang jatuh dan jadi busuk percuma. Sekali lagi karena yang punya jarang kelihatan ada, maka para tetangga yang pingin minta pun gak berani ambil. Sementara kami juga nggak mungkin konsumsi semua.

Akhirnya suatu hari pas para tetangga kelihatan kumpul di pos satpam depan rumah, kami kasih ijin buat siapa saja yang mau silakan ambil. Nggak perlu nunggu bilang langsung ke kami. Sudah diijinkan. Syaratnya: hanya ambil jambu yang sudah matang dan jangan sampai terbuang sia-sia. 😊

Setelah itu... pohon jambu kami punya banyak teman. Entah siapa saja yang ambil. Tapi sudah tidak banyak lagi terlihat buah rontok dan busuk di bawah pohon. Oma sebelah bilang kalau ibu2 komplek jadi makin sering bikin acara rujakan. Bahkan ada yang rajin, bikin manisan jambu.

Pohon ini sepertinya bahagia. Karena dia malah makin sering berbuah dan makin banyak buahnya. Sampai2 kami nggak punya jeda buat memangkas daun dan dahan yang mulai gondrong. Baru saja habis panen kloter kemarin eh 3 minggu udah muncul bakal buahnya lagi.

Tetangga ujung jalan katanya sempat bertanya ke suami, "itu pohon dikasih apa? Pohon saya udah gondrong pun masih aja belum ada buahnya".

Sekarang pohon jambu ini sudah keluar bunganya lagi. Kayaknya makin banyak dari yang kemarin. Alhamdulillah. Semoga jadi berkah dan bisa dinikmati banyak orang. 😊

0 Comments:

Post a Comment

<< Home